Dengan dasi pakaian yang rapih
Kursi mewah yang terlihat kokoh,
Dengan warna yang selalu terlihat baru ,
cobalah tengok jari jemari peminta sesuap nasi,
Bekerja saat lampu merah terhenti
Mengedor- ngedor kaca pintu ,
Acuh dengan acuh lampu hijau tak menghasilkan apa-apa,
Pulang dengan tangan kosong,
Mencari makan di tempat sampah untuk keluarganya,
Masihkah kalian menyisakan nasi itu ?
Ada mereka yang mencari butiran nasi meredakan kelaparan mereka
Ada mereka yang bermuka kusam dengan baju compang camping,
Ada mereka yang kau abaikan dengan kesombongan sesaat ,
Mungkin hati mereka tertutup oleh limpahan uang ,
Mungkin mata mereka tak lagi melihat disekeliling penuh derita ,
Mungkin inilah keserakahan yang nyata terlihat,
Mari doakan para pemeran berdasi,
Dibukakan pintu hati dan mata mereka yang tak melihat ,
Untukmu yang membaca ini,
Hendaknya jangan abaikan disekelilingmu jika kau mampu untuk memberi,
Tak perlu banyak intinya berkah bagi penerima ,
Selamat untukmu yang sudah melihat disekeliling,
Tetaplah dengan dirimu ini ,
Jangan sombong akan apa yang kau dapatkan nanti ,
Jika kelak kau menjadi pemegang kuasa dari beberapa anak buah,
Ingat itu hanya sesaat ,
Akhirat menanti tak tanggung-tanggung,
Balasan setimpal bagi kebaikanmu dibayar oleh pemberi segalanya .
Komentar