Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019

Ruang Puisi - Senja

Senja Karya Ruang Puisi Senja Perkenankan ku melihatmu sejenak Menikmati indahmu dikejauhan  Dengan rasa nyaman yang kau berikan Walaupun kutau kau hanya sesaat memberi keindahan Senja  Kau mungkin terkadang mengabaikan rinduku Dengan membiarkanku sepi dalam malam yang hampa Dengan suara sunyi yang membuatku sendiri Tetapi kau selalu mengingatkanku untuk membayangkanmu Senja  Jika sang mentari muncul dipagi hari  Kulewati waktuku dengan berharap kulihat kau disore nanti  Biarkan kulihat engkau diwaktu singkatmu Pergi dengan selalu memberi rindu  dan kembali menampakkan diri dalam setiap hari

Ruang Puisi - Dunia Politik

DUNIA POLITIK Karya Ruang Puisi Dibalik dunia politik Politik mungkinlah sulit bagi penikmatnya Bagi sang awam yang tak mengerti Mungkin hanya bisa mengriktik tak terhenti Seragam berdasi dan singgasana yang mewah Banyak yang berlomba-lomba duduk dibarisan para deretan pejabat kantong tebal Nikmatnya hidup mereka terlihat oleh dunia Persaingan demi persaingan dilakukan Ratusan juta ataukah sedemikian aset telah ludes terbawa genangan ribuan orang Satu persatu memilih yang dijagokan, Beberapa sang awam yang saling membenci Tetangga tak saling bicara, Dulunya teman sekarang saling menghujat, Hanya karena beda pemikiran Dunia politik Satu kursi diperebutkan, Janji demi janji terucap. Kemenangan terbayarkan namun yang kalah memanas, Para sang awam pun resah hingga menimbulkan kerusakan, Janji pun tenggelam oleh waktu Hingga sang awam tak lagi membanggakan pilihannya Cacian demi cacian terlontar dalam beribu barisan kata Pilihanmu adalah s...

Ruang Puisi - Aku salah

                            Aku salah Karya Ruang Puisi Apakah aku salah? Seberapa banyak kebohongan yang kulakukan demi alasan yang tak jelas, apa yang kulakukan hanya melukai diri secara nyata, tapi tidak benar-benar sakit dalam artian tertentu. Apakah aku salah dalam langkah ini? Melangkah dengan rantai dipergelangan kaki, diam walau tak benar-benar diam karena alam bawa sadar selalu memberi cambukan, Senyum tak lagi berarti apa-apa, Tangis yang selalu menyelesaikan segala masalah tetapi tidak benar-benar terselesaikan, Semakin larut dalam waktu, Aku lupa siapa pemberi takdir, Dan tak pernah bernsyukur atas segala pemberian itu, Mengeluh selalu mengeluh, Ibarat manja tapi tak pernah semanja itu, Sudahlah yang baik akan terlihat baik, Yang buruk akan selalu terlihat buruk, Dimata para sang awan yang takkan mengerti, Ini hanya masalah dunia dan realita tak mendasar, Menca...

Ruang Puisi - Impian Dalam Sebuah Harapan

IMPIAN DALAM SEBUAH HARAPAN Karya Ruang Puisi Apakah kamu memiliki sebuah impian? Impian itulah yang mengubah seseorang Selayaknya pohon itu Ia dulunya  sangatlah kecil Namun ia tumbuh sebesar itu Dibalik usaha itu Kulihat ia berusaha sekuat tenaga mengubah hidupnya Lihatlah ia betapa kurusnya dia.. Ia sering kali tidak makan hingga seseorang di sekelilingnya pun sekurus itu Sungguh nasip lelaki berkulit coklat itu Ketika ku buang sampah dari jendela mobilku Lelaki itu memungutnya tanpa melihat di sekelilingnya Anak yang masih kecil itu Bernyanyi dengan sangat merdunya Hingga ia pergi dengan ayahnya di saat merah berubah jadi hijau Mereka punya mimpi Mimpi mereka mungkin tak sehebat mimpi para professor Mimpi mereka mungkin tak setinggi mimpiku tuk mengelilingi dunia ini Mimpi mereka hanyalah sebatas harapan Harapan untuk mencari sesuap nasi di jalanan

Ruang Puisi - Terbungkamnya Dunia Sang Pengamat

Terbungkamnya Dunia Sang Pengamat Karya Ruang Puisi Diam dengan seribu bahasa dalam pikiran Menguji diri dalam kesabaran Dunia mampu membuat bisu Dunia pun mampu membuat amarah memuncak Dunia realita dalam dua sisi Diam terinjak Ataukah Berbicara dibenci Dibenci ataukah membenci Dua hal yang jadi pertimbangan hidup Banyak hal yang terjadi dalam dunia Putih dan hitam Dua hal yang menjadi Satu dalam satu manusia Sifat mulai tak terkontrol Salah ataukah benar Kini sulit membedakan dalam rana percaya Trik demi trik tergambar dalam satu senyum Senyum yang penuh banyak arti Dimana satu orang dan beribu orang memiliki pendapat berbeda-beda Fantasi demi fantasi mulai terbangun dalam imajinasi sesaat Bahagia ataukah sedih Dua hal yang mengusik pikiran manusia Aku pengamat dunia yang terbungkam Disekelilingku banyak hal yang terjadi Bahkan sering kali aku pun terjerumus kedalam dunia itu Dimensi perasaan yang tak searah oleh pikiran Te...