Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2015

Puisi Teman

                                     Teman Oh teman.. Ada apa gerangan kau menangis, Entah ada seseuatu yang kau sembunyikan, Ini tak seperti dirimu, Oh teman, Ada apa denganmu, Sesuatu telah terjadi padamu, Entah apakah gerangan yang terjadi, Oh teman, Air mata itu mengalir lagi, ku tau ada seseuatu yang terjadi, Ini tak seperti biasanya dirimu, Oh teman, Engkau selalu tebarkan senyum untukku, Memberikanku hari yang menyenangkan, Namun senyum itu sirna dalam tangis itu, Oh teman, Apapun yang terjadi padamu, Kuhanya bisa merangkulmu dengan senyuman, Kembalilah kedirimu yang dulu, Oh temanku.

Puisi*Kerja tugas*

Kududuk disini dengan pandangan membisu Kuberfikir dan terus berfikir Mencoba berfikir sedemikian baiknya Ketika ia mulai mengarang Tanganpun mulai mengetik Beberapa karangan mulai muncul Layar itupun mulai berisi kata-kata Hingga pada titik ini Kumulai memutar kepala Mencari sesuatu yang hilang Kucoba merangkai kata-kata itu Telah banyak detik telah berlalu Kini kulihat jam itu diangka 9 Kumemutar fikiranku lagi Tanganpun mulai lelah Ah..aku mulai lelah Kini kekosongan pun terjadi Aku tak lagi mampu melanjutkan Aku terlalu lelah Entah esok kuakan mencoba lagi Aku pun mengakhirinya dengan tersenyum Terasa pundakku mulai kesakitan Kurasakan sakitnya ini Beginikah rasanya kuliah Kerja tugas adalah kewajiban

Puisi Dibalik Dunia Yang Berbeda

Dibalik Dunia Yang Berbeda Aku kini mengitari banyak dunia Dunia itu berbeda dengan duniaku yang dulu Di ujung sana ada dunia yang pernah membuatku tertawa Di balik dunia itu Kutemukan pula dunia yang baru Ketika waktu membawaku kearah dunia lain Kuikuti dimana arus itu membawaku Namun ketika kusadar Tanpa sengaja ku jauhi dunia yang pernah kukenal Ada banyak cerita dari dunia yang dulu Mereka selalu memberikanku sesuatu yang menyenangkan Bahkan tawa mereka pun membuatku bahagia Hingga Kulalui sebagian waktu bersamanya Aku perlahan serasa menjauh dari dunia mereka Kini ketika seiring berjalannya waktu Kumulai menjalani kehidupan di dunia baru ini  Mengikuti dimana arus membawaku Aku mulai menikmati dunia baru ini Menjalani hari-hari yang menyenangkan Namun ketika arus membawaku tuk memilih Dunia yang dulu ataukah dunia yang sekarang Aku tak tahu dunia yang mana yang membuatku bahagia Entah apa yang diinginkan hati ini Ke...

Puisi"Malam dalam sangkar"

Malam dalam sangkar Malam yang sepi Bintang tak Nampak disini Di dalam sangkar dengan pintu yang tak tertutup Malam ini hanya cahaya lampu yang menerangi sangkarku Aku disini sendiri Tak ada burung yang membuatku tertawa Hanya aku yang ada di dalam sangkar ini Sayapku pun tak mampu terbang lagi Aku di terpa kerinduan Berharap sayap ini mampu terbang setinggi langit Mengitari dunia yang ada di sana Mengikuti arah angin malam ini Ketika sayap ini terbang tinggi Dimana kuberhenti di tempat itu Kulihat ia dengan senyum itu Hingga ku peluk ia dengan sayap ini Ketika aku sadar ternyata itu hanyalah mimpi Aku disini dimalam ini Hanya mampu berangan-angan dalam benakku Merindukan ia yang ada disana

Puisi *Kopi Coklat

Kopi Coklat Aku duduk disini Sendiri dalam sepinya hari ini Ditemani dengan kopi coklat ini Apakah kau suka kopi? Tentu saja aku suka kopi Rasanya yang manis membuatku merasa bahagia Hingga ku amati  kopi itu didalam gelas tinggi Kuminum sedikit demi sedikit Rasanya tak seperti kopi yang biasa kuminum Lidahku merasakan rasa hambar Entah ada apa dengan lidah ini Dulu kurasakan bahagia saat meminumnya Oh kopi coklat Mungkinkah ini karena perasaan ini Sehingga indra perasaku tidak merasakan apa-apa Oh kopi coklat.. Rasamu dulu sangatlah manis  Saat kuminum bersamanya disini Oh kopi coklat Rasamu kini hambar Ketika ia tak ada disini menemaniku Oh kopi coklat Kini aku sendiri Aku merindukan kopi manis yang dulu karena hanya bersamanyalah kopi itu terasa manis

Puisi* senyumanmu*

Senyumanmu Suara yang menggemah kalbu Ia hadir membawa tawa Ketika sedih menghantuiku Ia selalu mengulurkan tangannya Terkadang kumenganguminya Hingga kusadar ia terlalu baik Ia selalu tampak bahagia Membuat warna dalam keseharianku Lihatlah dia teman yang baik Dia tebarkan dunia baru bagiku Kehidupannya sangatlah sempurna Bahkan disekelilingnya di penuhi cinta Ketika ia dilanda kesedihan Ia hanya mengungkapkannya lewat senyuman Senyuman yang indah itu senyuman dibalik kesedihannya Aku mulai memahaminya ia mencoba menjadi yang terbaik Menebarkan tawa di mana pun Tawa yang membuat semua orang bahagia

Puisi *Pelangi*

 PELANGI Ketika engkau duduk di kerumunan orang Saat aku datang tak sepatah katapun kau ucapkan padaku Diam membisu disudut ini Melihatmu tertawa dengan mereka Kucari mereka yang ingin berteman Kuikuti arah dimana tawa membawaku Saat itu pula aku sadar Sebenarnya apa yang terjadi kepadamu Apakah engkau kali ini mengira aku menghindarimu? Kamu salah tidak seperti itu Aku diam ketika kaupun diam kepadaku Aku ingin mendekatimu Namun perasaan hambar itu kurasakan lagi Apakah yang sebenarnya terjadi padamu wahai pelangi? Pelangi aku merasakannya Engkau terasa jauh dari gengamanku Mengubahku menjadi seperti ini Ada apa denganmu pelangi Pelangi jika dunia mengubahmu Aku akan menjadikan kisah kita sebagai kenagan terindah Saat nanti tiba waktunya Aku harap engkau menjadi dirimu sendiri pelangi yang aku kenal dulu pelangi yang indah setelah  hujan deras itu Pelangi jadilah pelangi yang dapat mewarnai kehidupan mereka Ket...

Ruang Puisi - Dunia Mengubahku

DUNIA MENGUBAHKU Karya Ruang Puisi Sejuta warna ketika sekali mata memandang Telah banyak kisah pun telah dilaluinya Lihatlah di sekelilingku dan di sekelilingmu Apakah kamu pernah merasa sendiri? Sendiri bagiku ibarat kehampaan yang merasuk dalam kalbuku Sepilah yang menjadikanku seperti ini Hal itulah yang mengubahku menutup pintu hati yang kosong ini Apakah apa yang terlihat dari mereka itu kebenaran? Tentu hal itu adalah misteri dunia ini Dari senyum itu tampaklah tulus Namun yang tergambar dariku semata-mata hanyalah kebohongan Ia terkadang memberimu sesuatu yang kamu butuhkan Namun di belakangmu ia membuat cerita baru tentangmu Aku telah melihat yang sebenarnya Ia hanyalah pura-pura baik dihadapanmu Ia berkata baik di hadapanmu Namun yang sebenarnya ia pula yang menjelek-jelekkan kekuranganmu Ia mencoba membantumu ketika masalah menghampirimu Namun ialah yang menambah-nambah masalahmu Aku kini telah sadar tentang apa yang s...