Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2015

puisi" bermain"

Bermain Bermain di tengah rerumputan hijau Tertawa penuh keceriaan Matahari di siang hari Kita bersama dengan berpegangan tangan Aku dan kamu Melihat  langit yang biru Terjatuh di rerumputan hijau Tertawa lagi dan lagi Berputar melihat awan putih Merah putih yang kupakai Telah basah oleh gerimis yang datang Di bawah hujan kita bermain air Indahnya sebuah pertemanan Berlari menuju rumah Terpisah oleh hujan yang deras Berpisah dengan senyuman bahagia Hari yang indah bersamamu kawan Melihat pelangi di kejauhan Esok merah putih akan mempertemukan kita Di pagi yang indah  bermain bersama lagi.

puisi "jiwaku terusik olehmu"

Jiwaku terusik olehmu Luka yang kurasakan Kini telah membekas dalam hati ini Sayatan itu telah melukaiku Hingga jiwa pun ikut terusik Aku bisu dalam sepi Melihatmu di kejauhan Di balik senyum itu Kulihat engkau bersama orang lain Bahagianya dirimu Melukaiku dengan senyuman itu Jiwaku terusik Kini akupun mengerti Ku tak secantik dia Tak sesempurna dia Aku tahu itu Entah hati ini pun dapat memahaminya Kau kini bukan milikku lagi Kau bahagia dengan orang lain Saat ini ku tahu kekuranganku Ku tak mampu membuatmu sebahagia itu Aku belajar dari hari ini Ketika kusadar kau tak lagi ada Ketika  kelak orang lain disisiku Kukan ingat untuk membuatnya bahagia