Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

Puisi "Sesaat dengan kesombongan"

Sesaat dengan kesombongan  Hai kau yang duduk disinggah sana , Sesaat dengan kesombongan,  Dengan dasi pakaian yang rapih Kursi mewah yang terlihat kokoh,  Dengan warna yang selalu terlihat baru , cobalah tengok jari jemari peminta sesuap nasi,  Bekerja saat lampu merah terhenti Mengedor- ngedor kaca pintu , Acuh dengan acuh lampu hijau tak menghasilkan apa-apa,  Pulang dengan tangan kosong,  Mencari makan di tempat sampah untuk keluarganya,  Masihkah kalian menyisakan nasi itu  ? Ada mereka yang mencari butiran nasi meredakan kelaparan mereka Ada mereka yang bermuka kusam dengan baju compang camping,  Ada mereka yang kau abaikan dengan kesombongan sesaat , Mungkin hati mereka tertutup oleh limpahan uang , Mungkin mata mereka tak lagi melihat disekeliling penuh derita , Mungkin inilah keserakahan yang nyata terlihat,  Mari doakan para pemeran berdasi,  Dibukakan pintu hati dan mata mereka ...