Ruang Puisi - Putih dan Hitam
Putih dan Hitam Putih kau cerca Hitam kau hina Baik kau lukai Buruk pun kau tak sukai Maumu apa sebenarnya ? Kutau kita adalah sama-sama pendosa pernah salah pernah melakukan kesalahan namun sepantasnya jadilah pemikir pemikir dimana fikiran menjadi logika bukan melukai dengan cara demikian apa gunanya ? apa gunanya kau melukai orang dengan menyuruh mereka yang tak punya raga apakah kau bisa puas dengan cara seperti itu? apa salahnya amarahmu kau redakan emosimu kau tenangkan dengan berserah Pada Tuhan aku bukan orang pintar tetapi tak pernah ada fikiran untuk hal yang seperti itu hanya untuk memuaskan amarah walaupun aku percaya dengan hal yang diluar nalar namun tak sepantasnya melukai seseorang hanya untuk kepuasan sesaat